FatimaMartinez – Website Berita Sepak Bola Semua Liga

 

Hazard Wajibkan Chelsea Main Di Liga Champions Musim Depan

Eden Hazard Chelsea

Gelandang sedang Chelsea, Eden Hazard mengatakan bahwa musim depan, wajib hukumnya bagi The Blues untuk kembali menjadi peserta di kompetisi kasta tertinggi sepakbola antara klub Eropa, Liga Champions.

Musim lalu, Chelsea gagal toyal bersama Antonio Conte. Alhasil The Blues hanya mampu finis di peringkat kelima klasemen akhir Premier League. Dengan demikian, Chelsea pun harus turun tahta. Mereka harus rela bermain di Liga Europa pada musim 2018/2019 ini.

Musim ini, Chelsea punya kesempatan untuk bisa finis di zona empat besar lagi. Namun usaha mereka tidak akan mudah pasalnya mereka harus bersaing melawan Tottenham Hotspur, Arsenal, hingga Manchester United.

Wajib Lolos
Hazard mengatakan bahwa musim depan, masuk kembali ke Liga Champions adalah harga mati untuk timnya. Pasalnya, klub sebesar Chelsea harusnya memang selalu bermain di kompetisi terbaik di Eropa itu.

“Kami harus bisa main di Liga Champions. Itu saja, sesederhana itu. Kami ingin bermain di Liga Champions musim depan sehingga satu-satunya solusi adalah berada di empat besar atau jadi juara di Liga Eropa.” ungkap Eden Hazard seperti dilansir Goal International.

“Kami harus bermain di Liga Champions. Kami merindukan Liga Champions musim ini, jadi untuk para penggemar, untuk dewan klub, untuk para pemain, staf, klub ini harus berada di Liga Champions setiap tahun,” tegasnya lagi.

Tidak mudah
Namun demikian, gelandang serang tim nasional Belgia ini sadar bahwa target itu tidak mudah untuk mereka wujudkan. Pasalnya, ada beberapa tim lain yang sedang berebut dua tiket tersisa.

“Tetapi di Premier League Anda tidak pernah tahu berapa banyak tim yang bersing untuk empat besar. Saat ini yang bersaing ada enam atau tujuh tim. Jadi itu adalah tantangan yang sulit, tetapi kami bisa melakukannya,”demikian kata Eden Hazard.

Terungkap! Ini Sebab Perselisihan Mourinho Dengan Pogba

Pogba VS Mourinho

Belum banyak yang tahu apa yang membuat Jose Mourinho berselisih dengan Paul Pogba di Manchester United dulu. Dan beberapa waktu lalu, pelatih asal Portugal tersebut membongkar semua cerita yang belum diketahui oleh publik.

Hubungan Mourinho dan Pogba dikabarkan memburuk, terlebih setelah ban wakil kapten Pogba dicabut oleh Mourinho. Padahal, Mourinho sendiri yang menyerahkan jabatan tersebut kepada gelandang asal Prancis itu.

Setelahnya, berbagai rumor menyebutkan bahwa salah satu di antara keduanya akan angka koper dari Old Trafford. Rumor tersebut akhinrya memberikan jawaban pasti. Per bulan Desember lalu, Jose Mourinho tidak lagi berstatus sebagai pelatih Manchester United.

Kisah Mourinho Soal Pogba
Publik mencoba menerka apa alasan yang membuat Mourinho berselisih dengan Pogba, hingga akhirnya menimbulkan banyak dugaan. Salah satunya adalah tingkah sang pemain yang terlihat menertawakan kekalahan Manchester United atas Derby di ajang Carabao Cup.

Namun ternyata, bukan itu alasan utama Mourinho kesal dengan Pogba. Dalam sebuah seminar kepelatihan di Portugal, mantan manajer Inter Milan tersebut membongkar cerita dibalik permusuhannya dengan sang pemain.

“Kami akan bermain di tempat sejauh 30 kilometer dari Manchester dan seorang pemain meminta untuk pulang lebih dulu ke Manchester setelah pertandingan kemudian dia langsung pergi sendirian,” ungkap Jose Mourinho seperti yang dilansir dari Goal.

Yang Mulia Pogba Membangkang
Setelah berkata seperti itu, menurut cerita Mourinho, Pogba masih kesal. Mantan pemain Juventus itu malah melanggar permintaan Mourinho lalu kemudian pergi menggunakan mobil Rolls Royce miliknya sendirian.

“Yang Mulia Paul Pogba, di ruang ganti, masih terlihat kesal. Saya pergi ke konferensi pers kemudian saat saya tiba di bus milik tim, sebuah Rolls-Royce dengan sopirnya terparkir di samping bus,” sambungnya.

Akhir kata, Mourinho didepak dari Old Trafford kemudian posisi pelatih diisi Ole Gunnar Solskjaer. Sejak saat itu, performa Pogba menanjak seiring dengan perkembangan apik dari hasil yang diraih oleh The Red Devils.