FatimaMartinez – Website Berita Sepak Bola Semua Liga

Direktur Inter Milan Klaim Patrik Schick Akan Gabung Juve

Direktur Inter Milan Klaim Patrik Schick Akan Gabung Juve

Mantan direktur AS Roma tersebut mengungkapkan bahwa pihak klub sama sekali tidak memiliki peluang untuk menggaet Schick dari Sampdoria, karena sang pemain Ceko telah ‘dilobi’ oleh Juventus.

Direktur Inter Milan Klaim Patrik Schick Akan Gabung Juve

Walter Sabatini, direktur anyar Inter Milan ini menghindar saat mendapat pertanyaan mengenai peluang Klubnya mendatangkan striker potensial Republik Ceko milik Sampdoria, Patrik Shchick. Eks AS Roma mengatakan bahwa pemain berusia 22 tahun tersebut sudah mencapai kata sepakat dengan juara bertahan, Juventus.

Patrik Shchick, 22 tahun, tampil impressif pada musim debutnya di ajang Serie A Italia, dengan torehan 11 gol. Tak ayal, sang pemain pun menjadi incaran sejumlah raksasa Eropa. Namun, diantara para pemain, Juventus dan Inter Milan dinilai sebagai klub favorit yang akan menggaet sang pemain. Namun sepertinya , La Beneamata tidak akan kembali melanjutkan usahanya untuk menggaet pemain asal Republik ceko tersebut.

Pasalnya, baru-baru ini direktur olahraga Inter Milan, walter Sabatini menghiindar saat mendapat pertanyaan tentang peluang klubnya mendatangkan Schick pada bursa transfer musim panas ini. Bahkan, mantan direktur olahraga AS Roma itu berujar bahwa Sang pemain telah sepakat untuk bergabung dengan Juventus musim depan.

“Schick ke Inter? Saya pikir ia akan pergi ke Juventus,” Demikian ungkap Sabatini kepada La Signora.

Namun, Inter Milan dipercaya tidak akan mengakhiri geliat mereka pada bursa transfer musim panas ini. Menurut kabar yang terdengar, La Beneamata akan berusaha mendatangkan gelandang kreatif asal Kolombia, James Rodriguez, jika memang sang pemain tersedia pada bursa transfer musim panas ini.

Sedangkan Juventus, CEO Klub, Beppe Marotta memang sempat menuturkan bahwa Bianconneri akan mengincar striker pada bursa transfer musim panas tahun ini, mengingat taktik yang diterapkan Max Allegri, memaksa tim bermain dengan empat striker sekaligus dalam satu pertandingan. Dan Patrik Schick dianggap sebagai sosok yang diincar bianconneri dalam usahanya memperkuat lini depan.

Kesalahan di Supercopa Buat Dybala Semakin Termotivasi

Kesalahan di Supercopa Buat Dybala Semakin Termotivasi

Diungkapkan juga oleh mantan pemain Palermo tersebut bahwa kegagalan di partai Supercopa melawan Milan adalah alasan mengapa dia selalu melakukan selebrasi DybalaMask setiap kali berhasil mencetak gol. Dia hidup bagai seorang gladiator yang selalu bangkit setelah gagal.

Kesalahan di Supercopa Buat Dybala Semakin Termotivasi

Bomber muda Juventus, Paulo Dybala, belum lama ini mengungkapkan salah satu pertandingan yang membuat dirinya merasa begitu bersalah terhadap Bianconneri dan para tifosi. Tak lain, pertandingan itu adalah pertandingan melawan AC Milan di Supercoppa Italia, namun kesalahan tersebut justru membuat pemain Argentina merasa terus termovitasi.

Sebagaimana diketahui, dalam pertandingan tersebut, AC Milan memang berhasil mengemas kemenangan lewat drama adu penalti, dan Dybala menjadi salah satu pemain yang gagal mencetak gol dalam kesempatan adu penalti tersebut. Dia juga sempat menyia-nyiakan beberapa peluang emas yang dimilliki Juventus. Karena kesalahan tersebut, Dybala sempat merasa frustrasi. Tapi dia kemudian mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat, dan akhirnya bangkit, semakin termotivasi.

“Itu bersalah dari kesalahan saya, di final Supercoppa Italia melawan Milan. Itu bukan momen yang menyenangkan dan saya kecewa. Tapi saya berjuang dan bangkit kembali, saya merasa bersalah. Jadi, saya memposting kutipan Michael Jordan: Saya telah berulang kali gagal dalam hidup saya dan itulah mengapa saya bisa berhasil,” Demikian ujar pemain berusia 23 tahun kepada reporter.

Lebih lanjut, Dybala juga mengakui bahwa karena termotivasi dari kesalahan tersebutlah dia kemudian melakukan selebrasi DybalaMask yang memang mulai populer belakanga ini. Itu adalah simbol dari Gladiator, yang menginspirasinya untuk bangkit setelah gagal dan tak mengenal kata menyerah.

“Topeng itu berasal dari Gladiator, film yang pastinya sudah saya tonton 30 kali. Dalam hidup, Anda harus bangun dan bertarung,” Tandas Dybala.

Dybala sendiri saat ini tengah bersiap untuk pertandingan Final Liga Champions Eropa, dimana Juventus akan berhadapan dengan Real Madrid di Cardiff, pada 4 Juni mendatang.