FatimaMartinez – Website Berita Sepak Bola Semua Liga

 

Soal Musim Buruknya Di Madrid, Gareth Bale Diam Seribu Bahasa

gareth bale Madrid

Memperkuat Tim nasional Wales dan terlepas dari tekanan media-media Spanyol, Gareth Bale memutuskan untuk menyuarakan isi hatinya di Real Madrid. Bale menyajikan versinya sendiri tentang situasi yang dia alami dalam beberapa bulan terakhir.

Singkatnya, Bale merasa diperlakukan tidak adil dan disalahkan terkait kegagalan Real Madrid di musim 2018/2019 lalu. Mengutip Marca, dia merasa perlakuan itu tidak adil dan mengaku “tidak bahagia bermain di Madrid,” tetapi tetap bermain sebagai profesional.

Tampaknya, Bale sudah melupakan bahwa musim lalu sang pemain tidak benar-benar membantu Real Madrid. Bale hanya mencetak beberapa gol dan merasa tidak pantas disalahkan atas kegagalan Los Galacticos.

Menurut Marca, komentar Bale itu seperti mengisyaratkan bahwa dia sudah lupa dengan jumlah pertandingan yang tidak dia ikuti musim lalu karena cedera kambuhan. Mantan pemain Tottenham Hotspur ini juga tak menyinggung penampilan buruknya pada beberapa pertandingan besar Madrid.

Ketika Real Madrid tampil di bawah performa dan membutuhkan pemani bintang untuk memimpin tim, Bale justru tidak menampakkan batang hidungnya. El Real ditolong Vinicius Junior yang masih berusia 18 tahun kala itu.

Juga, yang tak bisa dilupakan adalah satu kesempatan ketika Bale menolak pulang bersama bus Real Madrid setelah menjalani sebuah pertandingan tandang. Dia juga diam seribu bahasa mengenai keputusannya bermain golf ketika rekan-rekan setimnya memainkan pertandingan pramusim melawan Tottenham Hotspur.

Yang paling fatal adalah, Gareth Bale juga diam seribu bahasa mengenai komentar sang agen, Jonathan Barnett yang menyerang Zinedine Zidane.