Juarai UEFA Nations League, Santos Masuk sejarah Sepakbola Portugal

fernando santos portugal

Nama Fernando Santos akan selalu mendapat tempat dalam buku sejarah sepak bola Portugal. Sebab, Santos sukses memberikan dua gelar juara. Di balik keberhasilam tersebut, Santos mengaku selalu bekerja dengan cinta.

Santos baru saja mengantarkan Tim nasional Portugal untuk menjadi juara di ajang UEFA Nations League. Pada pertandingan final yang diselenggarakan Senin (10 Juni 2019) dini hari WIB, Portugal mengalahkan Tim nasional Belanda di Do Dragao.

Tim nasional Portugal menang tipis dengan skor 1-0 lewat gol yang dicetak oleh Goncalo Guedes. Pemain asal klub Valencia tersebut mencetak gol pada menit ke-60.

Bagi Portugal, trofi ini menjadi yang kedua bagi mereka di turnamen mayor. Sebelumnya, pada tahun 2016 silam, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mampu menjadi yang terbaik di ajang Piala Eropa.

“Ini adalah edisi pertama turnamen ini (UEFA Nations League). Saya percaya jika turnamen ini akan menjadi klasik. Semua keluarga Eropa ikut bermain dan memperoleh juara adalah sebuah kegembiraan,” ucap Fernando Santos dikutip dari Goal International.

Fernando Santos kemudian tidak mau menerima banyak pujian atas capaiannya bersama timnas Portugal. Pasalnya, bukan kapasitasnya untuk menilai dirinya sendiri. Santos hanya bekerja karena merasa cinta dengan apa yang dilakukan.

Generasi Masa Depan
Keberhasilan Portugal meraih juara UEFA Nations League membuat Fernando Santos merasa percaya diri dengan masa depan sepak bola Portugal. Sebab, saat ini ada banyak pemain muda yang berada di skuad dan tampil menjanjikan.

“Setelah Piala Dunia 2018 berakhir buruk, tapi kami punya masa depan. Masa depan ada di sini. Jika kami menengok Piala Eropa 2016, sebagian besar pemain di tim brilian itu sudah tidak ada lagi di sini,” ucap pelatih 64 tahun.

Dalam skuad yang memenangkan UEFA Nations League memang diisi oleh banyak pemain muda. Portugal kini punya Goncalo Guedes (22 tahun), Bruno Fernandes (24 tahun), Ruben Neves (22 tahun), Bernardo Silva (24 tahun) dan juga Joao Felix (19 tahun).

Home | About Us | Copyright | Terms of UsePrivacy Policy | Contact Us